Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Tips Bersihkan Head Unit Mobil



Sebagai media interaksi Anda dengan perangkat audio, head unit juga kudu dijaga kebersihannya. Inilah tips bersihkan head unit mobil.

Komponen car audio yang langsung berinteraksi dengan pemakai seperti head unit adalah bagian paling rentan. Menurut Khaliq Sutarno, pemilik Sound of The Car, salah satu bengkel audio mobil di bilangan Radio Dalam, Jakarta Selatan, perawatan dari head unit ini cukup mudah dan dapat dilakukan sendiri juga.

Bila display sudah kusam atau terselimuti debu, dapat dibersihkan dengan kain lembab, dengan dibubuhi sedikit sabun bayi.

“Perhatikan tingkat kelembutan kain yang dipakai, agar tidak menggores permukaan display yang biasanya terbuat dari plastik,” ujar Khaliq.

Ia menambahkan, untuk head unit yang memiliki layar, baik touch panel maupun tidak, cairan pembersih harus menggunakan cairan yang bebas bahan korosif, pakailah cairan pembersih atau solvent yang tidak mengandung benzene atau alkohol dengan kadar tinggi, sebab dapat membuat layar menjadi rusak atau buram.

Hindari juga penempatan parfum cair, di atas atau dekat dengan head unit. Bahan cair dari parfum sangat korosif terhadap plastik dan cat, sehingga dapat menyebabkan permukaan yang terkena menjadi rusak atau buram.

Jagalah selalu agar head unit anda tidak terkena air, karena air dapat menyebabkan kerusakan dan korosi pada sistem mekanis dan elektronis head unit.


source:autobild.co.id




Tips Mencegah Baret Pada Bodi Mobil

Setiap pemilik pasti mengharapkan mobilnya selalu tampil prima. Tapi, jadi masalah ketika bodi mobil terlihat ada baret. Lalu bagaimana cara menjaga agar bodi mobil Anda tidak terjadi baret? Inilah tips mencegah baret pada bodi mobil.

Ketika mencuci mobil sendiri banyak orang yang kurang memperhatikan tata cara yang baik dan benar. Perlu diketahui, banyak hal yang harus dilakukan agar bodi mobil tetap terjaga dan tidak terjadi goresan.

Ketika hendak mencuci mobil sebaiknya pastikan dahulu kotoran yang ada di bodi mobil sudah bersih, terutama butiran pasir yang menempel. "Tujuannya untuk mencegah terjadinya baret akibat gesekan antara busa dengan sisa kotoran yang masih menempel,"ujar Rahmat dari Car Spa Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Kotoran-kotoran ini biasanya hinggap di bagian yang rawan kotor, yakni di bagian bawah bodi mobil. Makanya, sebelum mencuci, siram dulu bodi mobil dengan air bertekanan agar kotoran tersebut bisa lepas.

Dirinya pun menyarankan saat mencuci dan memoles sebaiknya gunakan kain yang halus. Tidak disarankan memakai spons yang justru bisa menyimpan kotoran di sela pori-porinya. "Karena penggunaan kain yang kasar berisiko meninggalkan baret pada permukaan mobil," tutur Rahmat. Disarankan menggunakan kain mikrofiber yang lebih halus dan dapat mengangkat kotoran dengan baik.

source: autobild

Tips Melihat Kondisi Mesin Mobil Bekas Lewat Asap Knalpot



Hallo Toyota Lovers
Ketika Anda hendak mencari mobil bekas, kondisi mesin menjadi hal yang penting untuk diperhatikan kesehatannya. Mengingat jika ada perbaikan, membutuhkan biaya yang besar untuk Anda keluarkan. Berikut adalah tips melihat kondisi mesin mobil bekas lewat asap knalpot.

Pada umumnya calon pembeli melakukan pengecekan awam mengenai mesin melalui saluran gas buang. Yang diperhatikan calon pembeli biasanya melihat knalpot mengeluarkan asap atau tidak.

Keluarnya asap putih dari knalpot tidak selalu diindikasikan terjadi kerusakan pada mesin bensin. “Perlu dipastikan asap putih yang keluar knalpot apakah benar asap atau uap air. Kalau udara dingin, banyak mobil yang mengeluarkan uap air dari knalpot. Hal itu berarti mesin dalam kondisi normal,” ujar Dadi Hendriadi, Technical Service Division Head PT Toyota Astra Motor (TAM).

Hadirnya asap putih dari knalpot akan keluar jelas saat mesin berada di putaran tinggi. “Coba saat mesin dalam kondisi idle, injak pedal gas dalam-dalam. Jika asap putih dan bau oli terbakar, maka sebagian oli mesin masuk ruang bakar, misalnya karena ring piston sudah aus, silinder piston baret atau seal katup sudah aus,” jelas Dadi.

Selain itu untuk ciri-ciri oli masuk ke dalam ruang mesin, pada umumnya di ujung pipa knalpot terlihat dibasahi oleh oli yang terbawa oleh gas buang. Jika Anda menemukan kondisi kerusakan seperti itu, Anda harus mempertimbangkan biaya perbaikan, mengingat besarnya biaya turun mesin yang harus dikeluarkan.

Untuk biaya yang harus dikeluarkan sangat sulit untuk diprediksi, karena tingkat kesulitan perbaikan turun mesin yang berhubungan dengan biaya jasa perbaikan dan harga spare part yang berbeda-beda setiap jenis mobil. Ada baiknya Anda langsung mendatangi bengkel resmi atau langganan untuk mengetahui estimasi biaya yang harus dikeluarkan.

source : autobild